Latest posts
-
Chapter 0 – A Magic Flower Shop
‘Triiing’ Suara lonceng penanda pintu terbuka terdengar nyaring bersanding dengan deras hujan. Seorang pria berkemeja flanel biru-hijau memasuki toko bunga. Kuyup. Rambut ikalnya lepek, celana kain panjangnya bergradasi cream-coklat tertanda basah sampai dengkul. “Selamat datang di Magic Flower Shop! Ada yang bisa aku bantu?” Sapa wanita muda berambut sebahu, memakai celemek hijau tua bertuliskan ‘Magic…
